A Fun Business Community! Experience your Entrepreneurship, Leadership and Networking Journey with us!

Kejatuhan Bisnis Ritel = Kebangkitan Bisnis Lifestyle?

store closing

Belakangan ini kita banyak membaca maupun mendengar berita mengenai fenomena industri ritel modern yang mulai berguguran di Indonesia. Diawali dengan berita tutupnya semua gerai 7-Eleven di Indonesia. Kemudian, Lotus Department Store dan Debenhams juga ditutup oleh PT Mitra Adi Perkasa Tbk mulai akhir bulan Oktober lalu. Dan yang terbaru adalah Matahari Department Store akan menutup gerainya di pusat perbelanjaan Taman Anggrek dan Lombok City Center, Nusa Tenggara Barat pada akhir tahun ini.

Tidak hanya di Indonesia, lesunya penjualan ritel dan berbuntut pada penutupan toserba dan gerai ritel lainnya tampaknya juga menjadi fenomena global. Perlambatan ekonomi dunia telah membuat warga mulai mengurangi pengeluaran perabot, pakaian, dan makanan di berbagai negara seperti Australia, Singapura, Amerika Serikat, Inggris, dan masih banyak lagi.

Retail Closing 2017

Sumber : www.businessinsider.sg/list-of-stores-closing-2017-8/

Banyak faktor yang membuat ritel modern berguguran utamanya di kota-kota besar seperti Jakarta. Salah satunya adalah ketatnya persaingan ritel modern di kota besar. Persaingan yang sudah ketat ini ditambah lagi dengan menjamurnya e-commerce atau online shop. Semakin banyak orang memilih berbelanja secara online dikarenakan kemudahan dari segi waktu dan biaya.

Selain itu juga terjadi pergeseran gaya hidup generasi jaman now dari goods-based consumption menjadi experience-based consumption. Karakter dari generasi Y sampai millennial cenderung lebih memilih menahan belanja barang dan dialihkan ke hal yg bersifat hiburan atau lifestyle. Contohnya travelling, hunting makanan atau tempat nongkrong (hangout). Ada artikel menarik berjudul Welcome Leisure Economy yang ditulis oleh seorang penulis dan pakar pemasaran bernama Yuswohady, yang membahas mengenai pergeseran (shifting) pola konsumsi masyarakat Indonesia.

Menyikapi hal ini, baik sebagai pengusaha/pebisnis maupun sebagai pekerja/karyawan ada baiknya mulai mengambil ancang-ancang untuk mengantisipasi perubahan ini sebelum terlambat. Sebagai seorang pengusaha/pebisnis perlu memikirkan kembali strategi bisnis yang tepat agar dapat menyuntikkan experience dan leisure ke dalam produk dan layanan bisnisnya. Sebagai seorang pekerja/karyawan perlu melihat lagi apakah bidang pekerjaan yang sedang dijalankan memiliki prospek masa depan yang cerah atau tidak. Lalu apakah ada opsi lain?

Kabar baiknya adalah saat ini ada 2 lini bisnis kekinian yang sudah melihat potensi besar dari pergeseran pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat.

1. KOTA Cinema Mall

KOTA Cinema Mall hadir dengan konsep one stop entertainment yang menyediakan tempat hangoutindoor/outdoor, makan, tempat bermain anak, live stage performance dan menonton film dengan sistem crowdfunding, sehingga semua orang bisa ikutan bisnis ini dengan modal yang sangat terjangkau. Dapatkan passive income sampai 15 tahun ke depan melalui pembagian keuntungan dari bisnis KOTA Cinema Mall.

2. BioCloud Aurum

Cryptocurrency atau mata uang digital semakin banyak diperbincangkan dan memiliki potensi tak terbatas di masa yang akan datang. BioCloud Aurum hadir sebagai bisnis penyewaan mesin tambang bitcoin yang tanpa batas negara dan mampu memberikan passive income bagi para pebisnis yang sibuk dengan pekerjaan atau bisnisnya yang lain.

Biocloud

Silakan hubungi kami untuk informasi lebih detail mengenai kedua lini bisnis ini. Putuskan sekarang juga apakah Anda hanya ingin jadi penonton saja atau mau ikut ambil bagian di bisnis jaman now!

Tagged as: , , , , ,

Leave a Reply

24 Hour Access

WA : 08 1212 99 6070 | LINE : onesynergy | Email : onesynergystudio@gmail.com
error: Alert: Content is protected !!
%d bloggers like this: